“Untuk TPP masih dalam proses administrasi. Bahkan ada juga yang sudah dilakukan pencairan TPP-nya,” kata Jopie Silanno saat diwawancarai Post Ambon.
Realisasi TPP Sudah 98 Persen, ADD 25 Persen
Perkembangan terbaru yang disampaikan Jopie Silanno menunjukkan bahwa pencairan TPP telah mengalami kemajuan signifikan.
Hingga Jumat, realisasi pembayaran TPP ASN Pemkot Ambon telah mencapai sekitar 98 persen. Sementara itu, untuk Alokasi Dana Desa (ADD), realisasinya baru mencapai sekitar 25 persen.
Jopie Silanno berharap proses tersebut dapat terus dipercepat sehingga seluruh kewajiban pembayaran dapat segera dituntaskan.
“Diharapkan Selasa TPP dan ADD sudah terealisasi 100 persen,” demikian penjelasan terkait target percepatan realisasi pembayaran tersebut.
Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa Pemerintah Kota Ambon terus bergerak menyelesaikan proses pembayaran, khususnya TPP yang kini telah mendekati realisasi penuh.
UPDATE REALISASI:
- TPP ASN: 98 persen terealisasi hingga Jumat
- ADD: 25 persen terserap
- Target: TPP dan ADD terealisasi 100 persen pada Selasa
Jopie Silanno: TPP Bukan Sekadar Tambahan Penghasilan
Bagi Jopie Silanno, pembayaran TPP memiliki makna yang lebih luas. Selain sebagai bagian dari hak ASN, pencairan TPP juga berkaitan dengan upaya menjaga daya beli masyarakat. Jumat (4/9/26)
Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan dengan mengikuti arahan Wali Kota Ambon, dengan tetap memperhatikan seluruh mekanisme administrasi yang berlaku.
“Ini juga untuk menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pembayaran TPP tidak semata-mata dilihat dari sisi administrasi pemerintahan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.
Ketika TPP diterima ASN, dana tersebut kemudian dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga. Mulai dari berbelanja di pasar dan toko, membayar pendidikan, listrik, air, transportasi hingga bertransaksi dengan pelaku UMKM.
Dengan demikian, dana TPP berpotensi menciptakan perputaran ekonomi dari ASN menuju pelaku usaha dan masyarakat secara lebih luas.
Jopie: Menjaga Daya Beli ASN Juga Menjaga Ekonomi Ambon
Jopie Silanno juga membandingkan kondisi pembayaran TPP tahun ini dengan tahun sebelumnya.
“Dibandingkan dengan tahun kemarin, ini juga adalah langkah untuk menjaga daya beli masyarakat ASN di Pemerintahan Kota Ambon,” jelasnya.
Daya beli menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga aktivitas ekonomi. Ketika masyarakat masih memiliki kemampuan untuk berbelanja, maka transaksi di sektor perdagangan, jasa, UMKM dan usaha kecil juga ikut bergerak.
Dalam konteks inilah pembayaran TPP memiliki efek berantai.
ASN menerima penghasilan → kebutuhan rumah tangga terpenuhi → konsumsi meningkat → transaksi masyarakat bergerak → pedagang dan UMKM mendapatkan pemasukan → ekonomi lokal tetap berputar.
Pemkot Ambon Dorong Penyelesaian Administrasi
Meski proses pencairan terus dipercepat, Jopie Silanno menegaskan bahwa realisasi pembayaran tetap harus mengikuti tahapan administrasi serta mekanisme yang berlaku.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan pembayaran berlangsung tertib dan diberikan kepada pihak yang memang berhak menerimanya.
Dengan realisasi TPP yang telah mencapai 98 persen hingga Jumat, perhatian selanjutnya tertuju pada penyelesaian sisa pencairan TPP sekaligus peningkatan penyerapan ADD yang saat ini berada di angka 25 persen.
Target pemerintah adalah agar proses tersebut dapat dituntaskan hingga mencapai 100 persen pada Selasa, sehingga kewajiban pembayaran yang sedang diproses dapat segera diselesaikan.
TPP dan Perputaran Ekonomi Masyarakat
Pembayaran TPP memiliki potensi dampak yang lebih luas terhadap perekonomian daerah.
Pendapatan yang diterima ASN dan kemudian dibelanjakan kembali di Kota Ambon dapat menciptakan transaksi di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, jasa, transportasi hingga UMKM.
Karena itu, pencairan TPP bukan hanya menjadi kabar baik bagi ASN sebagai penerima hak, tetapi juga berpotensi memberikan efek positif bagi pelaku ekonomi yang berada di sekitar mereka.
Di tengah kebutuhan menjaga aktivitas ekonomi daerah, langkah percepatan pembayaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempertahankan daya beli masyarakat.
Jopie Silanno menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada proses pencairan secara administratif, tetapi juga melihat dampaknya terhadap daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat Kota Ambon.
Dengan realisasi TPP yang telah mencapai 98 persen, serta target penyelesaian hingga 100 persen bersama ADD pada Selasa, Pemerintah Kota Ambon menunjukkan komitmen untuk menuntaskan proses pembayaran sesuai mekanisme yang berlaku.
Pada akhirnya, pencairan TPP diharapkan bukan hanya memberikan manfaat langsung kepada ASN, tetapi juga ikut menghidupkan transaksi ekonomi di berbagai lapisan masyarakat Kota Ambon.
