Satu Emas, Dua Perunggu untuk Maluku, Gangguan Penerbangan Gagalkan Empat Petinju Berlaga
JURNALIS : GILBERT PASALBESSY
POSTAMBON – Kontingen tinju Maluku mencatatkan hasil beragam dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Bergilir Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) yang berlangsung di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, pada 19–25 Oktober 2026.
Dari tujuh petinju yang dikirim Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Seluruh Indonesia (Pengprov Pertina) Maluku, tiga atlet berhasil menyumbangkan medali, sementara empat lainnya harus menerima kekalahan walkover (WO) akibat kendala perjalanan yang menyebabkan mereka terlambat tiba di lokasi pertandingan.
Petinju Maluku, Delano Sapulette, tampil gemilang dengan meraih medali emas. Sementara itu, dua medali perunggu masing-masing dipersembahkan Juliana Patty dan Rivaldo Souhoka.
Sekretaris Umum Pengprov Pertina Maluku, Wendy Sahusilawane, mengungkapkan bahwa hasil tersebut tidak terlepas dari sejumlah kendala yang dihadapi kontingen Maluku selama perjalanan menuju Jakarta.
“Delano Sapulette sukses merebut emas, sedangkan Juliana Patty dan Rivaldo Souhoka sama-sama meraih perunggu. Sisanya kalah WO karena cuaca buruk sehingga tiba langsung berlaga,” ungkap Wendy melalui sambungan telepon, Senin (26/10) malam.
Menurut Wendy, gangguan penerbangan akibat kabut asap turut memengaruhi jadwal keberangkatan atlet Maluku. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kesiapan fisik para petinju yang seharusnya bertanding dalam kejuaraan nasional tersebut.
Ia menjelaskan, keterlambatan keberangkatan membuat empat atlet Maluku tidak dapat mengikuti pertandingan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
“Akibat penundaan keberangkatan menyebabkan saat tiba empat kita tak bisa main sehingga dinyatakan kalah WO,” ucapnya.
Tujuh Petinju Maluku di Tiga Kategori
Dalam kejuaraan tersebut, Pengprov Pertina Maluku mengirim tujuh atlet yang berlaga pada tiga kategori, yakni Junior Boys, Elite Man, dan Elite Woman.
Pada kategori Junior Boys, Maluku menurunkan Farly Hengzt di kelas 46 kilogram dan Delano Sapulette di kelas 63 kilogram.
Sementara pada kategori Elite Man, terdapat Waldimer Hengzt di kelas 51 kilogram, Felix G. Hengzt di kelas 69 kilogram, serta Rivaldo Souhoka di kelas 71 kilogram.
Adapun pada kategori Elite Woman, Maluku diwakili Nelia H. Laturette di kelas 48 kilogram dan Juliana Patty di kelas 60 kilogram.
Keikutsertaan para petinju Maluku dalam Kejurnas Piala Bergilir Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono menjadi bagian dari upaya mengukur kemampuan atlet daerah di tingkat nasional.
Meski menghadapi kendala perjalanan yang berujung pada kekalahan WO bagi empat atlet, raihan satu medali emas dan dua perunggu tetap menjadi catatan penting bagi perkembangan olahraga tinju Maluku.
Hasil tersebut sekaligus menunjukkan potensi atlet-atlet Maluku untuk bersaing di level nasional, meskipun persiapan dan kondisi perjalanan menjadi faktor yang turut menentukan hasil akhir pertandingan.
“`
