April 25, 2026
Oplus_16777248

Oplus_16777248

POSTAMBON — Pemerintah Kota Ambon menyiapkan langkah lanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi menyusul temuan rendahnya partisipasi masyarakat dalam program tersebut. Upaya ini dilakukan setelah Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Maluku menyelesaikan proses identifikasi masalah melalui workshop bersama para pemangku kepentingan.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengatakan hasil identifikasi tersebut telah menghasilkan sejumlah rekomendasi konkret yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan program ke depan. Jumat (24/04/26)

“Rekomendasi ini bukan hanya hasil diskusi, tetapi panduan kerja yang harus dipahami oleh semua pihak terkait,” ujar Wattimena dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, rendahnya cakupan imunisasi menjadi perhatian serius karena berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Karena itu, pemerintah kota berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program lebih efektif.

Menurut Wattimena, seluruh perangkat daerah akan dilibatkan secara aktif, mulai dari Dinas Kesehatan hingga aparat di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Ia menekankan pentingnya pembagian tugas yang jelas agar implementasi kebijakan tidak tumpang tindih di lapangan.

“Peran masing-masing harus tegas. Dengan koordinasi yang terstruktur, target peningkatan cakupan imunisasi bisa dicapai,” katanya.

Selain itu, hasil identifikasi juga diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah yang menghadapi persoalan serupa. Kolaborasi antarwilayah dinilai penting untuk memastikan upaya peningkatan imunisasi berjalan merata di tingkat regional.

Pemerintah Kota Ambon optimistis pendekatan berbasis data dan rekomendasi ini dapat mendorong perbaikan signifikan, sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights