**ARU** — Kehadiran SMP Negeri Papakula di Desa Papakula, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru, menjadi langkah baru dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Sekolah tersebut resmi diresmikan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Peresmian dilakukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepulauan Aru, Aris F.I. Gainau, yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.
Peresmian SMP Negeri Papakula merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja jajaran Dinas Dikbud Kabupaten Kepulauan Aru ke sejumlah satuan pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya menghadiri agenda peresmian, tetapi juga melihat secara langsung kondisi sejumlah sekolah serta berbagai kebutuhan pendidikan yang ada di wilayah Aru Tengah.
Sebelumnya, pada 26 dan 27 Agustus 2026, Kadis Dikbud bersama rombongan juga melakukan kunjungan kerja ke sejumlah satuan pendidikan di Kecamatan Aru Selatan.
Usai kegiatan di Papakula, rombongan kembali melanjutkan agenda dengan mengunjungi sejumlah sekolah, termasuk SMP Fanua Lasi Ursia Urlima di Selibata-Bata serta sekolah-sekolah yang berada di kawasan Wakua dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan di wilayah kepulauan dapat terus berjalan sekaligus mengetahui secara langsung persoalan dan kebutuhan yang dihadapi sekolah.
Dalam kunjungan itu, Aris Gainau didampingi sejumlah pejabat dan staf Dinas Dikbud, di antaranya Kabag Humas dan Protokoler Johan Karams, Kabid Pembinaan SD Thimotius Yamco, Kabid Kebudayaan Menase Kobrua, Kasi Bidang GTK Ruth Kwaitota beserta staf, Kasubag Perencanaan serta Bendahara Dikbud.
Peresmian SMP Negeri Papakula turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru dari Dapil Aru Tengah Andarias Kawan, S.Sos., Kepala Desa Papakula dan sejumlah kepala desa di sekitar wilayah tersebut.
Hadir pula para guru SD dan SMP Papakula, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Aris Gainau menekankan bahwa pembangunan pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, sekolah memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar menyediakan tempat bagi kegiatan belajar mengajar. Lembaga pendidikan juga menjadi ruang penting untuk membangun karakter, memperluas wawasan dan menyiapkan anak-anak menghadapi masa depan.
Ia optim
