Oplus_16777216

Oplus_16777216

POATAMBON.COM — Pemerintah Provinsi Maluku resmi menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Seleksi Calon Kepala SMA, SMK, dan SLB untuk wilayah Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (9/7/2025). Acara bergengsi yang dipusatkan di Hotel Manise Lantai 5 ini menjadi ajang penting dalam menyiapkan pemimpin-pemimpin baru di dunia pendidikan Maluku.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Drs. James Leiwakabessy, MM, dan dihadiri oleh para pejabat penting, seperti Kepala Bidang GTK, Dewan Pendidikan Provinsi Maluku, perwakilan Inspektorat, BKD Provinsi, serta para narasumber dan panelis.

Ketua Panitia, Gieman Saimima, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari sejumlah regulasi nasional, termasuk UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Permendikbud No. 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

> “Kegiatan ini bertujuan untuk menyeleksi calon kepala sekolah yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga siap menghadapi tantangan substansi kepemimpinan di lapangan,” tegas Gieman.

Seleksi Ketat untuk 177 Peserta

Sebanyak 177 peserta mengikuti seleksi kali ini—130 orang dari Kota Ambon dan 47 dari Kabupaten Maluku Tengah, khususnya dari kecamatan Salahutu, Leihitu, dan Leihitu Barat. Seleksi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Juli 2025.

Adapun materi yang diujikan mencakup portofolio pendidikan, pelatihan kepemimpinan, kesesuaian visi-misi, presentasi, wawancara, hingga uji kompetensi manajerial dan sosial-kultural. Ini menjadi bagian penting dalam menjaring kepala sekolah yang tangguh, berintegritas, dan inovatif.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah lebih dulu digelar untuk Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual (5–7 Juli), dan akan terus berlanjut ke kabupaten lainnya sepanjang bulan ini.

Peringatan Tegas dari Kadis: Jangan Ada Pungli!

Dalam sambutannya, Kadis James Leiwakabessy memberikan peringatan tegas terkait integritas calon kepala sekolah. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi profesionalisme dan menjauhi praktik pungutan liar (pungli), terutama saat penerimaan siswa baru.

> “Saya berharap tidak ada pungutan liar dalam proses penerimaan siswa. Jadilah kepala sekolah yang digugu dan ditiru,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mendorong seluruh calon untuk menunjukkan tanggung jawab, keteladanan, dan pembenahan budaya kerja di satuan pendidikan, termasuk dalam pengelolaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Membangun Pendidikan Maluku yang Unggul

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pemprov Maluku dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan memastikan bahwa setiap kepala sekolah yang terpilih adalah sosok yang berkualitas dan siap memimpin satuan pendidikan dengan visi yang jelas.

> “Apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari pelaksanaan ketentuan peraturan yang berlaku. Semoga proses ini berjalan baik, jujur, dan membawa hasil terbaik untuk pendidikan Maluku,” tutup Kadis James.

Dengan dibukanya secara resmi seleksi ini, harapan besar kini dititipkan pada para peserta untuk membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan Maluku ke arah yang lebih maju dan bermutu.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights