POST AMBON-SERAM BAGIAN TIMUR – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Perawatan Kilga, Kecamatan Kiandarat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku menjadi sorotan setelah warga mengeluhkan tidak adanya dokter saat masyarakat membutuhkan penanganan medis.
Warga mengeluhkan buruknya pelayanan kesehatan setelah mengetahui bahwa dokter yang bertugas tidak berada di tempat saat masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan medis di Puskesmas Perawatan Kilga. Rabu (01/04/26)Dokter yang diketahui bertugas di fasilitas kesehatan tersebut bernama Rezalia Tomanima. Informasi ini diperoleh tim media dari laporan salah satu warga Desa Kilga yang menghubungi redaksi agar persoalan pelayanan kesehatan ini mendapat perhatian publik.
Peristiwa ini terjadi di Puskesmas Perawatan Kilga, Kecamatan Kiandarat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, yang seharusnya menjadi fasilitas pelayanan kesehatan utama bagi masyarakat di wilayah tersebut
Keluhan warga muncul saat masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, namun pada waktu tersebut dokter yang seharusnya bertugas tidak berada di lokasi puskesmas.Berdasarkan informasi yang diterima tim media, dokter yang bertugas diketahui sedang berada di Kota Bula. Ketidakhadiran dokter ini memunculkan pertanyaan mengenai sistem pengawasan dan pelayanan kesehatan di fasilitas pemerintah.
Kronologi bermula ketika masyarakat datang ke Puskesmas Perawatan Kilga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Namun setibanya di lokasi, warga mendapati dokter yang bertugas tidak berada di tempat. Situasi tersebut memicu keluhan dari masyarakat karena fasilitas kesehatan tingkat pertama seharusnya memberikan pelayanan medis yang siap dan tersedia bagi warga.
Perhatian Publik
Kasus ini menimbulkan sejumlah pertanyaan serius terkait pelayanan kesehatan di daerah:
Mengapa puskesmas perawatan tidak memiliki dokter saat masyarakat datang berobat?
Bagaimana pengawasan Dinas Kesehatan terhadap tenaga medis di wilayah tersebut?
Siapa yang bertanggung jawab jika terjadi kondisi darurat saat dokter tidak berada di tempat?
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur segera melakukan evaluasi terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Perawatan Kilga agar kejadian serupa tidak kembali terulang.