foto ilustsrsi dilansir dari https://id.pinterest.com/
Misteri Dokumen yang Raib: Kecelakaan atau Rekayasa?
Temuan lain yang mencurigakan adalah hilangnya dokumen kunci—termasuk Laporan PAD Galian C dan Pengaduan Jalan Tani—setelah berkas pindah dari Kejaksaan Negeri ke Inspektorat. Hilangnya bukti ini memaksa pemeriksaan dimulai dari nol, menelusuri ulang periode 2021-2024.
Misteri ini memantik kecurigaan publik: Apakah ini sekadar kelalaian, atau bagian dari skenario sistematis untuk melindungi oknum tertentu?
Pertanyaan Krusial Menghadang Jelang Akhir Audit
Publik kini menunggu jawaban atas pertanyaan pahit:
- Akuntabilitas: Akankah laporan ini menyebut nama-nama pejabat yang bertanggung jawab atas kekacauan ini?
- Jerat Hukum: Apakah temuan audit cukup kuat untuk menjerat tersangka dengan Pasal Korupsi?
- Komitmen Kejaksaan: Akankah Kejaksaan Negeri Ambon berani menetapkan tersangka dan mengumumkan kerugian negara?
- Bukti Utama: Akankah aliran dana miliaran dari setoran manual menjadi senjata pamungkas untuk menjerat pelaku?
Menuju Gerbang Pidana: Waktu Jegal Berlalu
Situasi kini mengerucut pada dua pilihan:
Pertama, apakah para terduga pelaku akan diberi kesempatan mengembalikan uang negara dalam waktu 90 hari hingga 2 tahun?
Kedua, dan ini yang dinantikan publik, akankah Kejaksaan memiliki nyali untuk langsung menetapkan tersangka dan membawa kasus ke meja hijau?
Jika pilihan kedua yang diambil, maka kasus Hative Besar resmi memasuki ranah pidana.
Kredibilitas Penegak Hukum Diuji
POST AMBON mencatat, meski Inspektorat diklaim bekerja serius, kredibilitasnya dipertaruhkan. Janji bahwa Kejaksaan akan “mengekspos kerugian dan pelaku” harus dibuktikan. Masyarakat muak dengan janji, mereka butuh tindakan.
Bagi warga Hative Besar, ini lebih dari sekadar audit—ini adalah pertaruhan terakhir mempertahankan keadilan.
Kesimpulan: Titik Balik Penegakan Hukum
Skandal Hative Besar kini di ujung tanduk:
- Laporan audit final hampir tuntas.
- Praktek setoran manual senilai miliaran terbongkar.
- Jalur hukum pidana terbuka lebar.
- Kejaksaan Negeri Ambon diuji: berani bertindak atau diam?
