Oktober 19, 2026
WhatsApp Image 2026-10-05 at 14.30.14

**DOBO, POST AMBON** – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kepulauan Aru mulai diarahkan pada langkah yang lebih terukur, terutama untuk mencegah kecelakaan yang berujung pada korban jiwa.

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Kepulauan Aru membahas langkah tersebut dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Gospel Cafe & Resto, Jalan Cendrawasih, Dobo, Rabu (26/8/2026).

Pertemuan itu melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Jasa Raharja, Polres Kepulauan Aru, Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Aru dan RSUD Cendrawasih Dobo.

Dalam pembahasan tersebut terungkap, sejak 1 Januari hingga 25 Agustus 2026 tercatat 12 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kepulauan Aru. Dari jumlah itu, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Jumlah kecelakaan tersebut sebenarnya mengalami penurunan jika dibandingkan periode yang sama pada 2025. Saat itu tercatat 14 kasus kecelakaan, namun tidak terdapat korban meninggal dunia.

Kondisi tersebut membuat FLLAJ tidak hanya melihat persoalan dari sisi jumlah kejadian, tetapi juga tingkat fatalitas yang ditimbulkan. Karena itu, berbagai langkah pencegahan dinilai perlu diperkuat secara bersama-sama.

Polres Kepulauan Aru akan meningkatkan patroli dan penegakan aturan lalu lintas. Pengaturan serta penjagaan pada jam-jam pagi juga akan diperkuat, khususnya di sekitar kawasan sekolah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pelajar sekaligus mengantisipasi berbagai pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan pada waktu aktivitas sekolah berlangsung.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Aru akan memperluas sosialisasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Edukasi juga diarahkan kepada masyarakat dan anak-anak di bawah umur agar memahami risiko berkendara serta pentingnya menaati aturan.

Selain pengawasan dan edukasi, kebutuhan penerangan jalan turut menjadi perhatian. Pemerintah daerah akan mendukung pengadaan lampu penerangan pada sejumlah ruas jalan yang membutuhkan pencahayaan lebih baik.

FLLAJ berharap koordinasi lintas sektor tersebut tidak berhenti pada rapat, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan.

Dengan peningkatan pengawasan, edukasi masyarakat, penertiban lalu lintas dan dukungan fasilitas jalan, angka kecelakaan serta korban meninggal dunia di Kabupaten Kepulauan Aru diharapkan dapat ditekan.

Keselamatan pengguna jalan, terutama pelajar yang setiap hari beraktivitas di jalan raya, menjadi bagian penting dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kepulauan Aru.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights