POSTAMBON — Peluncuran layanan ATM Bersama oleh BPR Modern Express bekerja sama dengan Bank Mandiri di Kota Ambon tidak hanya menjadi langkah peningkatan layanan perbankan, tetapi juga mencerminkan arah baru penguatan inklusi keuangan dan konsolidasi peran sektor swasta dalam pembangunan ekonomi daerah.
Inisiatif ini memperlihatkan bagaimana lembaga keuangan skala lokal mulai terintegrasi dengan jaringan perbankan nasional guna memperluas akses layanan keuangan. Dalam konteks ekonomi daerah, integrasi tersebut berpotensi mempercepat perputaran uang, memperluas akses transaksi, serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada sistem keuangan informal. Kamis (23/04/26)
Direktur Utama BPR Modern Express menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari adaptasi terhadap perubahan lanskap teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada layanan digital.
“Hal ini merupakan kebanggaan kami dalam melayani masyarakat. Kami punya pengalaman sebelum era teknologi, sebagai bank dengan pelayanan yang tercepat, oleh sebab itu dengan adanya ATM kami akan menyesuaikan dan beradaptasi sehingga pelayanan akan lebih baik dan cepat,” ujarnya.
Dari sisi ekonomi politik, kehadiran ATM Bersama juga mempertegas posisi perbankan sebagai instrumen strategis dalam distribusi layanan keuangan, khususnya bagi kelompok pensiunan yang selama ini menjadi basis nasabah BPR. Akses yang lebih mudah terhadap dana pensiun berpotensi meningkatkan daya beli sekaligus menjaga stabilitas ekonomi mikro di tingkat lokal.
Pemerintah Kota Ambon dalam hal ini mengambil posisi sebagai enabler. Dukungan terhadap ekspansi layanan perbankan menunjukkan adanya kepentingan pemerintah daerah dalam memperluas basis ekonomi formal serta meningkatkan efisiensi layanan publik berbasis keuangan.
Wali Kota Ambon menyampaikan apresiasinya terhadap langkah tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini yang sekarang dilakukan oleh BPR Modern Ekspress melalui peluncuran ATM,” katanya.
Lebih jauh, pernyataan pemerintah daerah menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam pembangunan ekonomi kota. Dalam kerangka ini, perbankan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan finansial, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Karena itu, Pemkot sangat mendukung pengembangan usaha, dan membuka pintu selebar – lebarnya bagi dunia perbankan, dan menjadi mitra terbaik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena disadari bahwa pembangunan dan pengembangan kota ini, tidak terletak di pundak pemerintah semata, namun ada peran serta swasta di dalamnya,” ujar Wali Kota.
Dengan langkah ini, BPR Modern Express tidak hanya memperkuat kapasitas layanan, tetapi juga masuk dalam arena kompetisi yang lebih luas di sektor keuangan. Integrasi dengan jaringan ATM nasional membuka peluang ekspansi, namun di saat yang sama menuntut peningkatan tata kelola, efisiensi operasional, dan daya saing di tengah dominasi bank-bank besar.
Di titik ini, kebijakan dan dukungan pemerintah daerah akan menjadi faktor penentu: apakah ekspansi ini benar-benar mendorong inklusi keuangan yang merata, atau justru memperkuat konsentrasi akses pada kelompok tertentu saja.
