DOBO — Pendidikan dan pelatihan bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Aru tidak hanya diarahkan untuk membentuk kemampuan peserta dalam menjalankan tugas upacara kenegaraan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Diklat calon Paskibraka Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2026 mulai dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026, bertempat di Aula Lantai II BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai pembinaan yang berkaitan dengan kedisiplinan, nasionalisme, tanggung jawab, karakter, serta kepemimpinan. Pembekalan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman positif yang tidak hanya berguna selama menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Adolof Pokar mengatakan, proses pendidikan dan pelatihan Paskibraka memiliki arti penting dalam membentuk pribadi generasi muda yang memiliki sikap disiplin, rasa tanggung jawab dan semangat kebangsaan.
Menurutnya, para peserta harus memahami bahwa menjadi Paskibraka bukan semata-mata mengenai kemampuan baris-berbaris. Lebih dari itu, mereka dituntut mampu menunjukkan sikap dan perilaku yang dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitar.
Materi yang diberikan selama pelatihan meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, kepemimpinan, serta sejumlah materi pendukung lainnya.
Untuk mendukung proses pembinaan, pelatihan melibatkan sejumlah unsur, di antaranya TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), Dinas Kesehatan dan instansi teknis terkait.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memberikan pembinaan secara menyeluruh kepada peserta, baik dari aspek fisik, mental maupun wawasan kebangsaan.
Adolof juga berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti diklat dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus mengembangkan potensi diri setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka.
Para calon Paskibraka diharapkan mampu membawa nilai-nilai kedisiplinan, integritas dan kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan ke lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan Paskibraka tidak hanya dipandang sebagai bagian dari pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga sebagai salah satu wadah untuk mempersiapkan generasi muda Kepulauan Aru yang berkarakter, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap daerah serta bangsa.
