Oktober 24, 2026
f2e912ee-c8a7-4dbf-aa83-08ca7901d1da

POST AMBON : GILBERT PASALBESSY

“Kunjungan ini menjadi keyakinan bagi kami bahwa pemerintah hadir untuk semua. Tidak memandang bulu, baik sekolah negeri maupun swasta,” ujar Pastor Jack, Jumat (23/10/2026).

Yang Berubah di Ruang Kelas dan Kamar Mandi

Jika biasanya pemberitaan tentang kunjungan pejabat berhenti pada sambutan dan foto bersama, di Seminari Langgur dampaknya terasa hingga ke hal paling mendasar: kamar mandi dan toilet. Melalui program revitalisasi, sekolah yang menampung sekitar 150 siswa ini mendapat tiga ruang baru — termasuk UKS dan ruang Bimbingan Konseling — plus rehabilitasi tiga ruang kelas dan perbaikan sanitasi.

“Kini anak-anak bisa menggunakan kamar mandi dan toilet dengan lebih nyaman,” kata Pastor Jack.

Perubahan ini terasa signifikan mengingat fasilitas sanitasi selama ini menjadi salah satu kebutuhan yang paling sering terabaikan di sekolah-sekolah swasta di daerah.

Ketika Anak Maluku Belajar Orkestra dari Doktor Musik

Di sisi lain, Seminari Langgur membuktikan bahwa keterbatasan akses bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Sekolah ini mendatangkan pelatih musik profesional dari Manado — termasuk pengajar bergelar doktor musik — untuk membina orkestra siswa. Hasilnya, dalam waktu kurang dari setahun, para siswa sudah menunjukkan kemampuan yang menurut Pastor Jack “luar biasa.”

“Awalnya saya pesimistis, apakah anak-anak Maluku bisa berkembang sejauh ini. Ternyata kemampuan mereka luar biasa,” tuturnya.

Pembinaan orkestra ini bukan sekadar aktivitas ekstrakurikuler. Bagi Pastor Jack, musik adalah sarana membangun disiplin, kerja sama, dan kepercayaan diri — bekal karakter yang akan berguna setelah siswa lulus. Ia bahkan berharap, sepuluh tahun ke depan, para alumni mampu menjadi pelatih dan membentuk orkestra-orkestra baru di Maluku.

Konser HUT ke-77: Pembuktian Bakat Anak Daerah

Puncaknya, pada 30 Oktober mendatang, sekolah akan menggelar konser orkestra sebagai bagian dari perayaan HUT ke-77. Konser ini menjadi ajang pembuktian bahwa bakat anak-anak Maluku — jika diberi fasilitas, pendampingan, dan kesempatan — mampu bersaing dan berkembang.

Kepada pemerintah pusat dan Provinsi Maluku, Pastor Jack menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Namun ia juga berharap, dukungan itu tidak berhenti pada satu kali kunjungan atau satu program bantuan saja.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun dari wawancara dengan Kepala Sekolah SMA Seminari Santo Yudas Tadeus Langgur. Sorotan utama kami adalah dampak kebijakan terhadap kehidupan sehari-hari siswa, bukan sekadar agenda pejabat.
© 2026 Post Ambon. Seluruh hak cipta dilindungi.

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights