Oktober 19, 2026
Screenshot_2026-10-05-11-00-59-94_40deb401b9ffe8e1df2f1cc5ba480b12

 

DOBO, POST AMBON  — Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menjadi momentum bagi Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Aru untuk memperkuat soliditas dan sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat.

 

Peringatan tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolres Kepulauan Aru, Dobo, pada 1 Juli 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel, Wakil Bupati Moh. Djumpa, jajaran Forkopimda, unsur TNI, pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

 

Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Komandan Upacara dijabat Ipda Gilang Pradana, sedangkan Perwira Upacara dijabat Kabag Ops Polres Kepulauan Aru AKP Obed Nego Reimialy.

 

Dalam amanat Kapolda Maluku yang dibacakan Kapolres, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dengan mengusung tema nasional **“80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”**, jajaran Polri didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memberikan pelayanan yang humanis serta berintegritas.

 

Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat juga menjadi salah satu perhatian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku, termasuk Kabupaten Kepulauan Aru.

 

Sebagai daerah kepulauan dengan keberagaman adat dan budaya, kondisi keamanan di Aru membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, media dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

 

Kapolda Maluku juga menekankan pentingnya kehadiran polisi yang mampu mendengar aspirasi masyarakat serta merespons berbagai keluhan dan harapan warga.

 

Polri diharapkan terus memberikan rasa aman, termasuk dalam menghadapi tantangan di ruang siber, sekaligus menjunjung tinggi hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas.

 

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan defile pasukan, pemotongan nasi tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

 

Berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kepulauan Aru membangun kedekatan dan memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.

 

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi institusi, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kepercayaan publik, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa d

an negara.

 

**POST AMBON**

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights