Juli 14, 2026
Bupati-Timotius-Kaidel-Wakil-Bupati-Mohamad-Djumpa-dan-peserta-MTQ-tingkat-Provinsi-Maluku-asal-Aru-1024x576

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menyambut kepulangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXII Tingkat Provinsi Maluku dengan menggelar acara penjemputan sekaligus pemberian bonus kepada peserta yang berhasil mengukir prestasi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (4/7/2026), diwarnai suasana penuh syukur dan kebanggaan atas capaian para kafilah yang mengharumkan nama daerah.

Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat Provinsi Maluku.

Dari 20 peserta yang diberangkatkan, sebanyak 15 orang berhasil meraih prestasi di berbagai cabang lomba, mulai dari Juara I, Juara II, terbaik kedua, hingga juara harapan.

Menurut Kaidel, capaian tersebut menjadi modal penting dalam membangun generasi Qurani di Kabupaten Kepulauan Aru.

“Yang paling penting bukan sekadar menjadi juara, tetapi bagaimana anak-anak kita mengenal, mencintai, memahami, dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kaidel.

Bupati berharap keberhasilan para peserta dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk mengikuti MTQ pada masa mendatang.

Ia optimistis jumlah peserta yang mewakili Kabupaten Kepulauan Aru akan terus meningkat, seiring berkembangnya pembinaan tilawatil Quran di daerah.

“Hari ini kita mengirim 20 peserta. Ke depan saya yakin jumlahnya bisa lebih banyak. Bahkan sudah ada putra-putri Aru yang berhasil lolos mewakili Maluku ke tingkat nasional. Ini membuktikan bahwa anak-anak Aru mampu bersaing,” katanya.

Selain memberikan apresiasi kepada peserta, Kaidel juga meminta panitia dan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada setiap pelaksanaan MTQ.

Menurutnya, seluruh kebutuhan peserta, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian serius.

“Saya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan dari peserta. Mereka membawa nama baik Kabupaten Kepulauan Aru sehingga seluruh kebutuhannya harus dipenuhi dengan baik,” tegasnya.

Bupati juga memasang target jangka panjang agar Kabupaten Kepulauan Aru mampu menjadi juara umum pada MTQ Tingkat Provinsi Maluku.

Ia menilai capaian tahun ini merupakan langkah awal yang positif menuju target tersebut.

“Ini awal yang baik. Saya percaya suatu saat Kabupaten Kepulauan Aru bisa menjadi juara umum MTQ tingkat Provinsi Maluku,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ yang juga Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muhammad Djumpa, mengatakan pelaksanaan MTQ tidak semata-mata bertujuan meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Quran.

Menurutnya, peserta diharapkan tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Quran, tetapi juga mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Quran mengajarkan akhlak mulia, kasih sayang, persatuan, dan perdamaian. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan agar Maluku tetap menjadi daerah yang aman dan harmonis,” kata Djumpa.

Ia juga melaporkan bahwa dari total 20 peserta yang mengikuti MTQ tingkat Provinsi Maluku, sebanyak 15 orang atau sekitar 75 persen berhasil membawa pulang penghargaan.

“Alhamdulillah, ini capaian yang sangat membanggakan. Mereka telah mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Aru di tingkat Provinsi Maluku,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menyerahkan bonus kepada para peserta berprestasi.

Acara penyambutan turut dihadiri Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Aru Adolof Pokar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights