April 22, 2026
IMG-20250917-WA0106

PostAmbon – Pemerintah Kota Ambon menegaskan arah pembangunan yang dijalankan Wali Kota dan Wakil Wali Kota bukan sekadar pencitraan, melainkan kerja nyata yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Juru Bicara Pemkot Ambon, Ronald H. Lekransy, menyampaikan hal itu dalam keterangan website resmi pemerintah kota Ambon, Rabu (17/9/2025). Ia menegaskan sejak awal kepemimpinan, pasangan Wali Kota dan Wawali konsisten menjalankan pemerintahan dengan berpijak pada visi “Bangun Ambon Par Samua”.“Fokus utama pemerintah hari ini adalah membangun Ambon dengan kerja nyata, bukan sekadar membangun persepsi,” kata Lekransy.Menurutnya, pencitraan hanya menekankan promosi, sementara kerja nyata ditunjukkan lewat hasil konkret yang dirasakan langsung masyarakat.

Prioritas 210 Hari Kerja

Dalam kurun 210 hari pertama, Pemkot Ambon telah melaksanakan sejumlah program prioritas di sektor sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi perhatian serius.

“Komitmen menjadikan Ambon sebagai kota cerdas terlihat dari upaya pembangunan di berbagai bidang. Masyarakat bisa menilai perbedaan antara sekadar pencitraan dengan hasil nyata yang ada di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot membuka ruang kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan, kelompok pemuda, dan komunitas warga. Tujuannya, memperkuat partisipasi dan akuntabilitas publik sekaligus memastikan pembangunan berjalan berkeadilan.

“Kami ingin masyarakat terlibat aktif, tapi tetap memegang fungsi kritis agar kualitas kebijakan pemerintah semakin baik,” ujarnya.

Sorotan Pembangunan Jalan

Lekransy juga menanggapi sorotan publik terkait kondisi jalan di Negeri Batu Merah. Ia meluruskan bahwa ruas Jalan Sudirman merupakan jalan nasional di bawah kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku, bukan Pemkot Ambon.

“Untuk ruas Batu Tagepe dan Amalatu yang memang tanggung jawab Pemkot, proses administrasi kontrak sudah berjalan. Dalam waktu dekat pengerjaan akan dimulai dengan prinsip pemerataan,” terangnya.

Ajakan untuk Bersatu

Menutup keterangannya, Lekransy mengajak seluruh masyarakat mendukung proses pembangunan yang sedang dijalankan.

“Mari bersama-sama bangun Ambon. Kota ini milik kita semua. Ambon harus lebih baik, Ambon par katong samua,” pungkasnya.

Ditulis oleh PostAmbon | 17 September 2025

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights