April 18, 2026
IMG-20260307-WA0008

Bupati Aru

 

POSTAMBON Aru – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mulai memperkuat pembinaan kafilah sebagai persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pembangunan generasi Qur’ani sekaligus upaya meningkatkan prestasi daerah di ajang keagamaan tingkat provinsi.

Persiapan tersebut dibahas dalam audiensi antara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, M. Hanafi Rumatiga, bersama jajaran pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dengan Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel di ruang kerja Bupati, Kamis (5/3/2026).Pertemuan tersebut berfokus pada penyampaian laporan hasil seleksi peserta yang akan mewakili Kabupaten Kepulauan Aru pada ajang MTQ tingkat Provinsi Maluku.

Dalam paparannya, Hanafi menjelaskan bahwa proses penjaringan peserta telah dilakukan sejak awal tahun. Tim Seleksi dan Rekrutmen yang dibentuk melalui Surat Keputusan Bupati melaksanakan seleksi intensif mulai pertengahan Januari hingga awal Februari 2026.

Menurutnya, laporan tersebut tidak sekadar bersifat administratif, melainkan menjadi dasar perencanaan pembinaan yang lebih terarah bagi para peserta.

“Pembinaan yang terstruktur sangat penting agar potensi peserta di setiap cabang lomba dapat berkembang maksimal. Kita juga perlu menghadirkan pelatih yang kompeten agar peserta benar-benar siap bersaing di tingkat provinsi,” ujar Hanafi.

Prioritas Peserta Lokal

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Timotius Kaidel menekankan bahwa komposisi kafilah harus memprioritaskan putra-putri daerah atau peserta yang berdomisili tetap di Kabupaten Kepulauan Aru.

Menurutnya, MTQ tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi untuk meraih penghargaan, tetapi juga sebagai instrumen pembinaan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Pembinaan ini adalah investasi jangka panjang bagi daerah. Kita ingin melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi sekaligus membawa nama baik Kepulauan Aru,” ujarnya.

Pembinaan Berkelanjutan

Pemerintah daerah menilai program pembinaan kafilah MTQ memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang keagamaan. Selain menargetkan prestasi pada tingkat provinsi, pembinaan ini juga bertujuan memastikan keberlanjutan pengembangan bakat lokal.

Melalui sinergi antara Kementerian Agama, LPTQ, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, kontingen daerah diharapkan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu tampil kompetitif serta meraih prestasi pada MTQ Provinsi Maluku 2026 mendatang.

 

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights