POST AMBON – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maluku memberikan apresiasi sekaligus dorongan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) agar terus berkarya dan berinovasi dalam mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Provinsi Maluku.
Ketua KNPI Maluku Muhamad Gurium melalui mengatakan bahwa peran BWS sangat strategis dalam pengelolaan sumber daya air, pembangunan infrastruktur, irigasi , serta upaya mitigasi bencana yang berhubungan dengan kondisi lingkungan dan wilayah perairan. KAMIS (11/06/26)
Oleh karena itu, Kami mendorong dan berharap agar BWS dapat terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat.
“BWS memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Kami mendorong BWS untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Maluku,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga teknis, dan organisasi kepemudaan perlu terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Maluku.
Gurium juga menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan, Kami optimistis berbagai tantangan pembangunan di Maluku dapat diatasi, sehingga tercipta kemajuan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi generasi saat ini maupun masa depan.
Berbagai program yang nyata salah satu di antaranya adalah proyek pembangunan irigasi hampir disemua titik di Maluku, langkah nyata ini harus diapresiasi termasuk pembangunan irigasi Desa Dava dan Desa Widit Kecamatan Waelata Kabupaten Buru.
Irigasi itu sangat penting untuk meningkatkan kualitas tanaman bagi petani padi, karena melalui irigasi itu air dapat mengairi sawah-sawah milik petani, ungkap Gurium.
Mengenai irigasi Dava dan Widit, itu sudah selesai dibangun bahkan telah dilakukan uji pengaliran air melalui irigasi.
Jadi irigasi itu saya liat langsung dan sudah selesai dibangun, saya satu Minggu d Debowae, Dava, dan Widit, jadi saya liat langsung, tutur Gurium.
Mengenai anggaran proyek irigasi Dava dan Widit, Gurium mengatan mulanya itu dari dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru, kemudian dinas usulkan ke kementrian melalui inpres, jadi kalau ada yang menyebutkan adanya tumpangtindih angaran, saya rasa itu sangat keliru tutup Gurium.
