**DOBO** — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru terus memperkuat upaya untuk mengurangi risiko kematian ibu dan bayi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
Salah satu langkah yang disiapkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru adalah penyediaan **Rumah Tunggu Kelahiran (RTK)**. Fasilitas tersebut menjadi tempat tinggal sementara bagi ibu hamil yang membutuhkan akses lebih dekat dengan rumah sakit menjelang maupun setelah persalinan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, **H. Muhardin Muin**, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut terutama diperuntukkan bagi ibu hamil yang memiliki risiko tertentu serta berasal dari desa atau wilayah yang sulit mendapatkan transportasi menuju pusat pelayanan kesehatan.
Menurutnya, keberadaan rumah tunggu dapat mengurangi persoalan jarak dan waktu tempuh ketika ibu hamil membutuhkan penanganan medis. Dengan berada lebih dekat dengan fasilitas kesehatan, kemungkinan terjadinya keterlambatan saat kondisi darurat dapat ditekan.
Selain aspek keselamatan, RTK juga diharapkan membantu keluarga pasien yang selama ini menghadapi kendala biaya maupun tempat tinggal ketika harus berada di Kota Dobo untuk mendapatkan pelayanan persalinan.
Muin menyebut, sebagian ibu hamil dari wilayah terpencil terkadang enggan menjalani rujukan karena tidak me
