POST AMBON – Ambon kembali memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai ruang penguatan ekonomi lokal. Pemerintah kota menegaskan bahwa perayaan keagamaan tidak hanya dimaknai sebagai ritual spiritual, tetapi juga sebagai instrumen penggerak aktivitas usaha masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Ambon, Robby Sapulette, secara resmi membuka Festival Zest Ramadhan yang dipusatkan di area Zest Hotel Ambon dan Swiss-Belhotel Ambon. Kegiatan ini dirancang sebagai kolaborasi sektor perhotelan dan pemerintah dalam menciptakan ruang ekonomi yang inklusif selama bulan suci. Sabtu (28/02/26)
Dalam sambutannya, Sapulette menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah untuk menjaga perputaran ekonomi tetap stabil. Ia melihat festival ini sebagai model konkret kemitraan yang memberi akses langsung kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka di lokasi strategis dengan tingkat kunjungan tinggi. Menurutnya, Ramadhan seharusnya tidak hanya meningkatkan kualitas spiritual masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui aktivitas produktif.
Festival tersebut menghadirkan bazar kuliner, pameran busana muslim, hingga pertunjukan seni bernuansa religi. Rangkaian kegiatan itu tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi dirancang untuk menciptakan ekosistem transaksi yang nyata. Hotel sebagai tuan rumah menyediakan ruang dan fasilitas, sementara pelaku usaha lokal menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi harian.
Pemerintah Kota Ambon berharap agenda seperti ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih terstruktur dan berdampak luas. Dengan keterlibatan komunitas, pelaku usaha kecil, serta dukungan sektor swasta, Ramadhan di Kota Ambon diharapkan tidak hanya menghadirkan suasana religius yang khidmat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
