April 17, 2026
IMG-20250723-WA0017-1-768x529

Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kota Ambon untuk memberlakukan jam malam bagi anak-anak. Aturan ini dinilai penting untuk melindungi generasi muda dari potensi kenakalan remaja dan konflik sosial.

Pernyataan ini disampaikan Morits usai menghadiri perayaan Hari Anak Nasional (HAN) ke- 41, tingkat Kota Ambon tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Zest, Rabu (23/7).

“Kami mendukung Peraturan Wali Kota atau surat edaran terkait pemberlakuan jam malam bagi anak. Ini sangat penting, mengingat kondisi hari ini banyak terjadi pertikaian, tawuran, dan itu kebanyakan melibatkan anak-anak yang masih berkeliaran hingga larut malam,” tegas Morits kepada wartawan.

Menurutnya, banyak kejadian konflik antar remaja di Ambon melibatkan pelajar yang seharusnya berada di rumah untuk belajar dan beristirahat.

“Mereka masih nongkrong hingga tengah malam. Rata-rata masih berstatus pelajar. Padahal, jam-jam malam seharusnya digunakan untuk belajar di rumah dan berkumpul bersama keluarga,” lanjutnya.

Morits menilai kebijakan ini tidak hanya penting dari sisi keamanan, tetapi juga sebagai upaya membentuk karakter dan kedisiplinan anak. Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengontrol waktu anak di luar rumah.

“Jam malam ini akan membantu mengarahkan anak-anak agar punya waktu belajar yang jelas dan rutin. Di sisi lain, kedekatan emosional dengan orang tua juga bisa terbangun karena ada lebih banyak waktu bersama di rumah,” ujarnya.

Ia berharap aturan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pemerintah kota melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) atau surat edaran resmi, agar pelaksanaannya memiliki dasar hukum yang kuat dan bisa diterapkan secara konsisten.

“Ini soal menyelamatkan generasi kita dari pengaruh negatif lingkungan dan membentuk kebiasaan yang baik sejak dini,” tutup Morits.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Verified by MonsterInsights